Assalamu`alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:





*First Phase*
Di dunia yang luas ini, kami percaya bahwa tidak ada pertemuan yang benar-benar kebetulan. Benar kata mereka, takdir memang menjadi alasan pertemuan.
Tuhan mempertemukan dua hati pada waktu yang tepat dengan cara yang sederhana tapi bermakna.
*Second Phase*
Perjalanan kami dimulai dari sapa sederhana yang membawa kehangatan. Waktu demi waktu kami belajar tentang arti cinta, tentang menerima, memahami dan tumbuh bersama.
Seperti pecahan kaca, kami saling merangkai, menembus sekat hingga dekat.
*Third Phase*
Jatuh cinta kali ini membuat kami merasa utuh dan tumbuh
*Fourth Phase*
Ragu pernah jadi bayang, tapi keteduhan dan sandaran adalah penolong dalam genggaman.
Kini, kami memilih untuk melangkah ke fase baru, menyatukan dua hati dalam satu tujuan dan satu do'a.
*Final Phase*
Kini kami adalah Tuan dan Puan dengan sisi ego dan kosong yang bertapak di atas permulaan menuju tujuan, Bersama, kami berlayar.
Inilah sepenggal kisah cinta kami yang kami bagikan dengan penuh syukur dan suka cita.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum : 21